Tahapan Perkembangan Motorik Halus Anak

Salah satu hal yang dapat menunjang keberhasilan tumbuh kembang Si Kecil adalah kemampuan motorik halus. Untuk itu diperlukan berbagai aktivitas untuk merangsang kemampuan motorik halus agar otot kecil, mata, dan tangan anak Anda dapat bekerja sama. 

Namun, seiring kemajuan teknologi, semakin banyak anak yang menjadi generasi “layar sentuh”. Padahal, seperti dikutip dari gifted teacher, ada 3 keterampilan yang dibutuhkan anak Anda untuk berhasil di sekolah, yaitu keterampilan motorik halus, keterampilan pelacakan mata, dan keterampilan motorik halus.

Tahap Perkembangan Motorik Halus Anak

  1. Usia Baru Lahir–3 Bulan
  • Menggunakan lengan mereka untuk mengayun atau “menghancurkan” suatu benda.
  • Memperhatikan gerakan arloji dan coba masukkan ke dalam mulut mereka.
  • Usia 3–6 Bulan
  1. Mulai memindahkan objek dari satu tangan ke tangan lainnya.
  • Jabat tangan sendiri.
  • Meraih mainan dengan kedua tangan,
  1. Usia 6–9 Bulan
  • Mulai menggenggam dan memegang benda, seperti botol.
  • Bersandar pada satu atau lebih objek.
  • Menggunakan goresan untuk memindahkan objek dengan jari.
  1. Usia 9–12 Bulan
  • Mulai tampak memilih satu tangan di atas tangan lainnya.
  • Menempatkan benda-benda kecil di dalam cangkir atau wadah.
  • Buka halaman buku dengan beberapa halaman sekaligus.
  • Postur menjepit, artinya menggunakan jari telunjuk dan ibu jari untuk menggenggam suatu benda.
  • Bisa makan finger food sendiri.
  1. Usia 12–18 Bulan
  • Membangun menara setinggi dua blok.
  • Mengambil benda asing dengan sendok teh atau sekop.
  • Tepuk tangan.
  • Corat-coret dengan krayon di atas kertas.
  • Dapat memberi isyarat saat mengucapkan selamat tinggal.
  1. Usia 18 Bulan–2 Tahun
  • Mulai memegang pensil dengan ujung jari dan jempolnya.
  • Membangun menara setinggi tiga sampai empat blok.
  • Membuka paket atau wadah yang dibungkus longgar.
  • Membuka buku halaman demi halaman.
  • Menempatkan cincin pada pasak.
  1. Usia 2 Tahun
  • Stack tower blok setinggi sembilan blok.
  • Gagang pintu bisa diputar.
  • Mencuci tangan.
  • Dapat menutup dan membuka ritsleting besar.
  • Bermain dengan clay atau tanah liat.
  1. Usia 3 Tahun
  • Dapat melipat kertas menjadi dua.
  • Gambar lingkaran setelah melihat contoh.
  • Kancing besar dapat diatur dan dibuka.
  1. Usia 4 Tahun
  • Berpakaian dan menanggalkan pakaian sendiri tanpa bantuan.
  • Menyentuh ujung setiap jari dengan ibu jarinya.
  • Menggunakan garpu dengan benar.
  1. Usia 5 Tahun
  • Membuat lingkaran.
  • Menyalin sebuah segitiga.
  • Memegang pensil dengan benar.
  • Ikat tali sepatu.
  1. Usia 6 Tahun
  • Bangun struktur kecil dengan balok.
  • Susun 16 hingga 20 potongan puzzle.
  • Potong rapi dengan gunting.
  • Gunakan pisau untuk memotong makanan.

Tentunya semua tahapan perkembangan motorik halus ini harus dilewati dengan baik. orang tua tentunya bisa membantu anak untuk mendukung tumbuh kembangnya selain dari motorik halus. Untuk tips-tips perkembangan anak, Anda bisa mengunjungi Orami.co.id. 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *